AKU......
kata mereka aku baik, polos, sahabat idaman deh . Tapi mungkin aku tidak bisa memberikan itu didepan adik perempuan ku. Baginya aku itu cerewetnyebelin mungkin dia menyimpan perasaan kesal padaku karna merasa orangtuaku lebih perhatian ke aku. Padahal tidak seperti itu.
Apa yang kita lakukan akan sesuai dengan apa yang kita terima seperti pepatah bilang apa yang kita tanam maka iitu yang kita tuai.Selama dia SMA kami tinggal satu rumah dirumah nenek,haari-hari berbeda dari yang biasanya kecemburuan itu semakin ia perlihatkan walaupun tidak selalu.Aku risih dengan hal itu mungkin dia juga seperti itu karna menganggap aku terlalu perpectsionis dalam hal kerapian dan dia tidak bisa diajak kerja sama dalam hal itu.
Terkadang rasa itu hilang saat kami saling pengertian.... suasana itu sangat bahagia aku rasanya ingin waktu tersebut akan selamanya begitu .jika kami sedang kompak aku merasa orang yang paling beruntung.
KAMI SERING BERTENGKAR TAPI AKU SAYANG DIA begitupun dia ke aku.
bagaimanapun kami dirumah tapi diluar sana ternyata dia membanggakan ku, betapa bahagianya aku mengetahui hal ini. Aku harap selamanya bisa sepertin ini.
Hal yang aku ingin dari dia adalah dia menarik kata-kata nya bahwa dia benci punya kakak seperti aku dan bahkan menyesal. karna apa yang aku lakukan demi kebaikannya agar dia bisa lebih baik lagi karna menjaga adik-adik ku adalah amanah terbesar dari orangtua ku.